Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Yayasan Ariosan menggelar rangkaian acara meriah dengan mengusung tema resmi “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan antar-civitas yayasan, seluruh divisi, serta masyarakat sekitar.
Rangkaian acara berlangsung pada 13–15 Agustus 2025 dengan berbagai perlombaan yang penuh keceriaan dan semangat kebersamaan. Panitia pelaksana dihandle langsung oleh Divisi Pendidikan, yaitu para guru MA Al Irtiqo’, dengan Bapak Ferry Budi, S.Pd. sebagai ketua pelaksana. Beliau berkolaborasi erat dengan OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah) MA Al Irtiqo’ dalam mengatur jalannya acara hingga sukses terselenggara.
Berbagai perlombaan diadakan dengan melibatkan seluruh civitas dan divisi di bawah naungan Yayasan Ariosan. Perlombaan tersebut antara lain menghias dan menjaga kebersihan ruang staf serta kelas, menyanyi lagu nasional dan daerah, lomba lari sarung, lomba menangkap belut, lomba nasyid, lomba tahfiz Al-Qur’an, lomba rias dan fashion muslimah, hingga lomba teatrikal puisi. Kreativitas, sportivitas, dan kebersamaan tampak jelas mewarnai setiap cabang perlombaan. Tidak hanya siswa, guru, dan staf yang berpartisipasi, tetapi juga keluarga besar yayasan ikut memeriahkan suasana, menjadikan kegiatan ini penuh kehangatan.
Puncak rangkaian acara ditutup dengan meriah melalui pembagian doorprize kepada para pemenang perlombaan. Momen tersebut menjadi simbol apresiasi sekaligus motivasi agar semangat persatuan dan kebersamaan terus terjaga.
Tidak berhenti pada perlombaan, Yayasan Ariosan juga menggelar upacara bendera pada 17 Agustus 2025 dengan khidmat. Upacara ini dihadiri tidak hanya oleh seluruh civitas yayasan, tetapi juga melibatkan warga sekitar. Ketua RT, RW, serta masyarakat umum turut hadir, sehingga tercipta suasana kebangsaan yang menyatukan semua elemen tanpa memandang latar belakang. Kehadiran mereka membuktikan bahwa Yayasan Ariosan berkomitmen untuk tidak hanya berfokus pada lingkup internal, tetapi juga turut memberi manfaat dan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Yang menarik, pembina upacara pada peringatan kali ini adalah Ibu Melissa Kumalasari Djiono, S.Kom, seorang guru Mandarin MA Al Irtiqo’ yang berasal dari etnis Tionghoa. Dalam amanatnya, beliau menegaskan bahwa persatuan adalah kunci utama keberhasilan bangsa Indonesia meraih kemerdekaan. Pesan ini menjadi refleksi bahwa keberagaman justru merupakan kekuatan bangsa yang harus dijaga bersama.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Ariosan membuktikan diri sebagai lembaga sosial-pendidikan yang tidak hanya berperan dalam dunia akademik, tetapi juga aktif membangun kebersamaan, persatuan, dan nilai-nilai kebangsaan. Semangat “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” benar-benar diwujudkan dalam setiap rangkaian kegiatan, menjadikan momentum 80 tahun kemerdekaan RI bukan sekadar perayaan, melainkan juga sarana meneguhkan kembali komitmen untuk bersama-sama membangun bangsa.
Dengan penuh semangat kebersamaan, Yayasan Ariosan berharap peringatan kemerdekaan kali ini menjadi inspirasi agar persatuan selalu dijaga, kesejahteraan rakyat ditingkatkan, dan Indonesia terus melangkah maju menuju masa depan yang lebih gemilang.

